Gumilar, Boy Sasmita (2022) Analisis Hubungan Pengetahuan dengan Perilaku Masyarakat Terhadap Swamedikasi Diare di Salah Satu Apotek Kabupaten Bandung. Other thesis, Universitas Bhakti Kencana.
Cover.pdf - Published Version
Download (73kB)
Halaman Pengesahan.pdf - Published Version
Download (52kB)
Kata Pengantar.pdf - Published Version
Download (116kB)
Daftar Isi.pdf - Published Version
Download (85kB)
Abstrak.pdf - Published Version
Download (53kB)
Bab 1.pdf - Published Version
Download (55kB)
Bab 2.pdf - Published Version
Download (246kB)
Bab 3.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (48kB)
Bab 4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (242kB)
Bab 5.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (259kB)
Bab 6.pdf - Published Version
Download (49kB)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version
Download (191kB)
Lampiran.pdf - Published Version
Download (1MB)
Abstract
Diare adalah kondisi Buang Air Besar (BAB) yang tidak normal dan tinja encer yang terjadi lebih dari 3 kali sehari. Masyarakat sering melakukan swamedikasi saat mengatasi
masalah diare. Swamedikasi merupakan upaya pengobatan sendiri tanpa resep dokter untuk mengobati penyakit ringan atau gejala yang diderita. Perilaku swamedikasi yang
tepat harus memiliki pengetahuan yang baik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan tentang pengetahuan dengan perilaku masyarakat terhadap swamedikasi diare
di salah satu apotek kabupaten bandung. Penelitian ini merupakan jenis penelitian observasional analitik dengan metode cross sectional. Sebanyak 96 responden yang
terlibat dalam penelitian ini dipilih dengan metode purposive sampling. Data dianalisis menggunakan metode univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan masyarakat 43,74% kategori baik, 39,58% kategori cukup, dan 16,67% kategori kurang sedangkan tingkat perilaku masyarakat 40,63% kategori baik, 47,92% kategori cukup, dan 11,46% kategori kurang. Analisis statistik menggunakan Rank Spearman, didapatkan hasil koefisien korelasi sebesar 0,352 dengan kekuatan korelasi lemah dan nilai signifikansi sebesar 0,000 yang artinya arah korelasi positif. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan signifikan yang lemah dan searah antara
tingkat pengetahuan dengan perilaku masyarakat terhadap swamedikasi diare di salah satu apotek kabupaten bandung.
Kata Kunci: Diare, Swamedikasi, Pengetahuan, Perilaku
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | B Farmasi > BC Farmasi Umum Apoteker |
| Divisions: | Kampus Pusat (Bandung) > Fakultas Farmasi > S1 Farmasi |
| Depositing User: | Pustaka Pustaka Pustakawan |
| Date Deposited: | 07 Jan 2026 06:48 |
| Last Modified: | 07 Jan 2026 06:48 |
| URI: | https://repository.bku.ac.id/id/eprint/3182 |
