Nurhasanah, Siti (2022) Kajian Resep Administrasi dan Farmasetik Pasien Anak dengan Diagnosa Bronkopneumonia di Rawat Inap RSUD Kota Bandung Periode Desember 2021–Februari 2022. Diploma thesis, Universitas Bhakti Kencana.
cover.pdf - Published Version
Download (72kB)
pengesahan.pdf - Published Version
Download (75kB)
pernyataan.pdf - Published Version
Download (86kB)
pengantar'.pdf - Published Version
Download (120kB)
isi.pdf - Published Version
Download (73kB)
abstrak.pdf - Published Version
Download (147kB)
bab1.pdf - Published Version
Download (44kB)
bab2.pdf - Published Version
Download (114kB)
bab3.pdf - Published Version
Download (103kB)
bab4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (102kB)
bab5.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (139kB)
bab6.pdf - Published Version
Download (38kB)
pustaka.pdf - Published Version
Download (105kB)
lampiran.pdf - Published Version
Download (627kB)
Abstract
Bronkopneumonia merupakan peradangan paru-paru yang ditandai dengan penyebaran pneumonia yang tidak merata pada satu atau lebih area bronkus dan meluas ke parenkim paru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian peresepan obat pada pasien anak dengan diagnosa bronkopneumonia yang ditinjau dari aspek administrasi dan farmasetik, serta mengidentifikasi terapi obat yang paling sering digunakan. Penelitian ini merupakan penelitian non-eksperimental dengan desain deskriptif kuantitatif yang bertujuan untuk menggambarkan karakteristik dan unsur-unsur peresepan obat. Hasil kajian resep administrasi dan farmasetik pada pasien anak dengan diagnosa bronkopneumonia di ruang rawat inap RSUD Kota Bandung periode Desember 2021 hingga Februari 2022 menunjukkan bahwa aspek kelengkapan resep administrasi yang telah terpenuhi 100% meliputi nama pasien, jenis kelamin, nama dokter, nomor izin dokter, alamat dokter, tanggal resep, serta ruangan atau unit asal resep, sedangkan aspek yang belum terpenuhi 100% adalah pencantuman tinggi badan pasien. Berdasarkan aspek farmasetik, seluruh komponen resep telah terpenuhi 100%. Pada periode penelitian, pasien bronkopneumonia paling banyak berjenis kelamin laki-laki sebesar 63,48% dengan rentang usia terbanyak 0–5 bulan sebesar 25,22%. Jenis antibiotik tunggal yang paling sering digunakan adalah ceftriaxone, sedangkan antibiotik kombinasi yang banyak digunakan adalah ampicillin dan gentamicin. Bentuk sediaan yang dominan digunakan adalah injeksi dengan rute pemberian intravena sebesar 86%, mengingat sebagian besar pasien masih berusia balita dan mengalami kesulitan dalam menelan obat oral.
Kata kunci: bronkopneumonia; pengkajian resep; antibiotik
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | B Farmasi > BD Biologi Farmasi B Farmasi > BE Farmakologi dan Farmasi Klinik |
| Divisions: | Kampus Pusat (Bandung) > Fakultas Farmasi > D3 Farmasi |
| Depositing User: | Pustaka Pustaka Pustakawan |
| Date Deposited: | 31 Dec 2025 01:39 |
| Last Modified: | 31 Dec 2025 01:39 |
| URI: | https://repository.bku.ac.id/id/eprint/3051 |
