Noor, Sheli Dewanti (2022) Pengkajian Kelengkapan Administrasi dan Farmasetik Resep di Pusat Kesehatan Masyarakat Jatinunggal Kabupaten Sumedang. Diploma thesis, Universitas Bhakti Kencana.
cover.pdf - Published Version
Download (48kB)
pengesahan.pdf - Published Version
Download (16kB)
pernyataan.pdf - Published Version
Download (46kB)
pengantar.pdf - Published Version
Download (75kB)
isi.pdf - Published Version
Download (63kB)
abstrak.pdf - Published Version
Download (48kB)
bab1.pdf - Published Version
Download (77kB)
bab2.pdf - Published Version
Download (99kB)
bab3'.pdf - Published Version
Download (5kB)
bab4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (115kB)
bab5.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (97kB)
bab6.pdf - Published Version
Download (71kB)
pustaka.pdf - Published Version
Download (8kB)
lampiran.pdf - Published Version
Download (1MB)
Abstract
Resep yang baik harus memuat data yang jelas dan lengkap agar tenaga kefarmasian dapat mendeteksi potensi kesalahan sebelum obat disiapkan dan diserahkan kepada pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelengkapan aspek administrasi dan farmasetik resep obat di Pusat Kesehatan Masyarakat Jatinunggal Kabupaten Sumedang. Penelitian menggunakan metode eksploratif observasional dengan analisis deskriptif untuk memberikan gambaran kondisi yang sebenarnya tanpa intervensi. Penelitian dilaksanakan di ruang farmasi Puskesmas Jatinunggal Kabupaten Sumedang, dengan pengambilan data menggunakan Lembar Pengambilan Data (LPD) melalui analisis kualitatif terhadap ada atau tidaknya komponen pengkajian resep secara administrasi dan farmasetik. Hasil perhitungan persentase menunjukkan bahwa tingkat kelengkapan administrasi dan farmasetik resep dokter pada periode Februari hingga April 2022 adalah 0% lengkap dan 100% tidak lengkap. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar resep obat belum memenuhi persyaratan kelengkapan administrasi dan farmasetik sesuai dengan ketentuan Permenkes Nomor 74 Tahun 2016. Dari total 16 aspek yang dinilai, terdapat 7 aspek yang paling sering tidak lengkap, yaitu berat badan pasien sebesar 86,86%, nama dokter sebesar 100%, nomor izin praktik (SIP) sebesar 100%, paraf dokter sebesar 22,22%, bentuk sediaan obat sebesar 14,14%, kekuatan sediaan obat sebesar 16,16%, dan stabilitas obat sebesar 100%, dengan tingkat kesalahan terbesar terdapat pada pencantuman nama dokter dan SIP dokter.
Kata kunci: resep; kelengkapan; administrasi; farmasetik
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | B Farmasi > BE Farmakologi dan Farmasi Klinik |
| Divisions: | Kampus Pusat (Bandung) > Fakultas Farmasi > D3 Farmasi |
| Depositing User: | Pustaka Pustaka Pustakawan |
| Date Deposited: | 31 Dec 2025 01:25 |
| Last Modified: | 31 Dec 2025 01:25 |
| URI: | https://repository.bku.ac.id/id/eprint/3047 |
