Widiawati, Resti (2025) Penerapan Tepid Water Sponge untuk Menurunkan Hipertemia dalam Asuhan Keperawatan Anak Usia Toddler (1-3 Tahun) dengan Demam Thypoid di Ruang Cangkuang UOBK RSUD dr Slamet Garut. Diploma thesis, Universitas Bhakti Kencana PSDKU Garut.
Cover_ Resti Widiawati.pdf - Published Version
Download (228kB)
PENGESAHAN - Resti Widiawati.pdf - Published Version
Download (221kB)
Persetujuan_Resti.pdf - Published Version
Download (363kB)
SURAT PERNYATAAN - Resti Widiawati.pdf - Published Version
Download (51kB)
KATA PENGANTAR - Resti Widiawati.pdf - Published Version
Download (534kB)
DAFTAR ISI - Resti Widiawati.pdf - Published Version
Download (234kB)
ABSTRAK - Resti Widiawati.pdf - Published Version
Download (450kB)
BAB I - Resti Widiawati.pdf - Published Version
Download (383kB)
BAB II - Resti Widiawati.pdf - Published Version
Download (549kB)
BAB III - Resti Widiawati.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (370kB)
BAB IV - Resti Widiawati.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (562kB)
BAB V - Resti Widiawati.pdf - Published Version
Download (228kB)
DAFTAR PUSTAKA - Resti Widiawati.pdf - Published Version
Download (153kB)
LAMPIRAN - Resti Widiawati.pdf - Published Version
Download (2MB)
Abstract
Latar Belakang: Anak usia toddler (1–3 tahun) merupakan provinsi ke 3 di Jawa Barat yaitu 2.014 kasus, anak usia toddler termasuk kelompok rentan terhadap penyakit infeksi
seperti demam thypoid yang ditandai oleh peningkatan suhu tubuh (hipertermia). Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk menurunkan suhu tubuh adalah
teknik Tepid Water Sponge (TWS). Tujuan: Untuk mengetahui penerapan Tepid Water Sponge dalam asuhan keperawatan pada anak usia toddler yang mengalami hipertermia akibat demam thypoid. Metode:Penelitian ini menggunakan pendekatan deskritif kualitatif studi kasus dilakukan di Ruang Cangkuang UOBK RSUD dr. Slamet Garut pada anak usia
1–3 tahun dengan masalah keperawatan hipertermia. Intervensi TWS dilakukan sesuai standar prosedur oprasional selama 10-15 menit sebanyak 3 kali sehari Instrumen yang digunakan yaitu format asuhan keperawatan anak, nursing kit,informened consent, SOP TWS, dan leaflet, dengan pengukuran suhu tubuh dilakukan sebelum dan sesudah intervensi. Hasil: Penerapan Tepid Water Sponge menunjukkan penurunan suhu tubuh yang signifikan dalam waktu 2–3 hari, suhu awal 40,7C setelah intervensi dilakukan secara rutin suhu tubuh trun menjadi 36,7C. Anak menunjukkan kenyamanan dan penurunan gejala klinis hipertermia seperti suhu tubuh normal, tidak ada kemerahan. Kesimpulan: Tepid Water Sponge efektif sebagai intervensi nonfarmakologis dalam menurunkan suhu tubuh pada anak usia toddler dengan demam thypoid, serta dapat
diterapkan dalam praktik keperawatan sebagai tindakan pendukung pengobatan farmakologis. Saran: Terapi Tepid Water Sponge disarankan untuk diterapkan oleh tenaga keperawatan dan keluarga sebagai intervensi nonfarmakologis dalam mengatasi demam pada balita dengan Thypoid
Kata Kunci: Anak Toddler, Demam Thypoid, Hipertermia, Keperawatan Anak, Tepid Water Sponge
Daftar Pustaka : 10 Buku (2015–2024), 38 Jurnal, 10 Artikel
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Anak Toddler, Demam Thypoid, Hipertermia, Keperawatan Anak, Tepid Water Sponge |
| Subjects: | A Keperawatan > AF Anak |
| Divisions: | PSDKU Garut > D3 Keperawatan |
| Depositing User: | editor psdku garut |
| Date Deposited: | 30 Dec 2025 05:28 |
| Last Modified: | 30 Dec 2025 05:28 |
| URI: | https://repository.bku.ac.id/id/eprint/3009 |
