Setiawan, Heri (2025) Pemberian Jus Jambu Merah untuk Menurunkan Resiko Pendarahan dalam Asuhan Keperawatan Anak Usia Sekolah (6-12 Tahun) dengan Demam Berdarah Dengue (DBD) di UOBK RSUD dr Slamet Garut Tahun 2025. Diploma thesis, Universitas Bhakti Kencana PSDKU Garut.
Cover_Heri Setiawan.pdf - Published Version
Download (288kB)
Lembar Pengesahan _Heri Setiawan.pdf - Published Version
Download (414kB)
Lembar Persetujuan_Heri Setiawan.pdf - Published Version
Download (414kB)
Lembar Pernyataan_Heri Setiawan.pdf - Published Version
Download (397kB)
Kata Pengantar_Heri Setiawan.pdf - Published Version
Download (513kB)
Daftar Isi_Heri Setiawan.pdf - Published Version
Download (848kB)
Abstrak_Heri Setiawan.pdf - Published Version
Download (605kB)
BAB I_Heri Setiawan.pdf - Published Version
Download (570kB)
BAB II_Heri Setiawan.pdf - Published Version
Download (1MB)
BAB III_Heri Setiawan.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (580kB)
BAB IV_Heri Setiawan.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
BAB V_Heri Setiawan.pdf - Published Version
Download (409kB)
Daftar Pustaka-Heri Setiawan.pdf - Published Version
Download (460kB)
Lampiran heri - Herse setia.pdf - Published Version
Download (2MB)
Abstract
Latar Belakang: Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di berbagai negara tropis, termasuk Indonesia. Menurut WHO (2023), setiap tahunnya
terdapat sekitar 100–400 juta kasus DBD di seluruh dunia. Di Indonesia, Kementerian Kesehatan melaporkan sebanyak 114.720 kasus DBD dengan 894 kematian pada tahun 2022, sementara di
Kabupaten Garut tercatat ribuan kasus setiap tahunnya. Salah satu komplikasi utama DBD adalah penurunan jumlah trombosit yang dapat meningkatkan risiko perdarahan. Upaya non farmakologis, seperti pemberian jus jambu merah, diyakini dapat membantu meningkatkan kadar trombosit secara
alam Tujuan: Melakukan pemberian jus jambu merah untuk menurunkan risiko pendarahan dalam asuhan keperawatan anak usia sekolah (6-12 tahun) dengan demam berdarah dengue (DBD) di UOBK RSUD dr. Slamet Garut Metode: Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan pada dua anak yang dirawat di ruang rawat inap di Cangkuang UOBK RSUD dr. Slamet Garut. Intervensi berupa pemberian jus jambu
merah sebanyak 200 ml dua kali sehari selama tiga hari. Proses keperawatan meliputi pengkajian, penetapan diagnosis, perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi keperawatan Hasil: Terjadi peningkatan kadar trombosit yang signifikan pada kedua pasien setelah diberikan jus jambu merah selama tiga hari. Pada pasien pertama, trombosit meningkat dari 90.000/mm³ menjadi 155.000/mm³, dan pada pasien kedua meningkat dari 139.000/mm³ menjadi 159.000/mm³. Kesimpulan:
Pemberian jus jambu merah terbukti efektif dalam membantu meningkatkan kadar trombosit dan menurunkan risikoperdarahan pada anak yang mengalami DBD. Saran: Terapi pemberian jus
jambu efektif sebagai intervensi ini dapat menjadi salah satu bentuk terapi alternatif dalam asuhan keperawatan anak.
Kata Kunci: Anak Usia Sekolah, DBD Jus Jambu Merah, Keperawatan Risiko Perdarahan, Trombositopenia
Daftar Pustaka: 10 Buku (2023-2024), 9 jurnal, 12 Artikel.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Anak Usia Sekolah, DBD Jus Jambu Merah, Keperawatan Risiko Perdarahan, Trombositopenia |
| Subjects: | A Keperawatan > AF Anak |
| Divisions: | PSDKU Garut > D3 Keperawatan |
| Depositing User: | editor psdku garut |
| Date Deposited: | 30 Dec 2025 04:06 |
| Last Modified: | 30 Dec 2025 04:06 |
| URI: | https://repository.bku.ac.id/id/eprint/2995 |
