Halimah, Alma Siti (2022) Penetapan Kadar Flavonoid Total dan Aktivitas Antiinflamasi dengan Metode Stabilitas Membran HRBC (Human Red Blood Cells) dari Ekstrak Daun Katuk. Other thesis, Universitas Bhakti Kencana.
Cover.pdf - Published Version
Download (111kB)
Halaman Pengesahan.pdf - Published Version
Download (92kB)
Kata Pengantar.pdf - Published Version
Download (192kB)
Daftar Isi.pdf - Published Version
Download (169kB)
Abstrak.pdf - Published Version
Download (158kB)
Bab 1.pdf - Published Version
Download (85kB)
Bab 2.pdf - Published Version
Download (307kB)
Bab 3.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (74kB)
Bab 4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (218kB)
Bab 5.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (386kB)
Bab 6.pdf - Published Version
Download (74kB)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version
Download (152kB)
Lampiran.pdf - Published Version
Download (1MB)
Abstract
Katuk adalah suatu tanaman yang banyak tersebar di berbagai Negara termasuk di Indonesia. Daun katuk kaya akan sumber nutrisi, vitamin dan beberapa senyawa yang berpotensi seperti flavonoid yang berkhasiat sebagai antiinflamasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar flavonoid total yang terkandung dalam ekstrak n-heksana, etil asetat, etanol daun katuk serta untuk mengetahui aktivitas antiinflamasinya. Daun katuk diekstraksi dengan metode
maserasi menggunakan pelarut bertingkat yaitu pelarut n-heksana, etil asetat, dan etanol 96%. Penetapan kadar flavonoid total dengan metode kolorimetri dengan penambahan AlCl3 dan diukur dengan spektrofotometer UV-Vis pada panjang gelombang 415 nm dengan standar kuersetin. Uji aktivitas antiinflamasi dilakukan dengan mengukur stabilitas membran sel darah menggunakan metode HRBC (Human Red Blood Cells). Inhibisi hemolisis akibat induksi larutan hipotonis digunakan sebagai ukuran aktivitas antiinflamasi menggunakan natrium diklofenak sebagai kontrol positif. Hasil pengujian menunjukan kadar flavonoid total dari ekstrak n-heksana, etil asetat dan etanol daun katuk berturut-turut adalah 9,26 mg QE/g; 9,78 mg QE/g; 13,79 mg QE/g dan aktivitas antiinflamasi dinyatakan dalam nilai IC50 berturut-turut
adalah 139,650 µg/mL; 135,537 µg/mL; 86,718 µg/mL. Kadar flavonoid total tertinggi dan aktivitas antiinflamasi terbaik ditunjukkan pada ekstrak etanol daun katuk dengan nilai IC50 86,718 µg/mL mendekati standar Natrium diklofenak pada 47,35 µg/mL.
Kata Kunci: Daun katuk, flavonoid, antiinflamasi, HRBC
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | B Farmasi > BD Biologi Farmasi |
| Divisions: | Kampus Pusat (Bandung) > Fakultas Farmasi > S1 Farmasi |
| Depositing User: | Pustaka Pustaka Pustakawan |
| Date Deposited: | 19 Dec 2025 06:52 |
| Last Modified: | 19 Dec 2025 06:52 |
| URI: | https://repository.bku.ac.id/id/eprint/2636 |
