Analisis Adulteran Sukrosa pada Madu Menggunakan Metode Fourier Transform Infrared Spectroscopy (FTIR)

Valentcia Audiatri, Triska (2020) Analisis Adulteran Sukrosa pada Madu Menggunakan Metode Fourier Transform Infrared Spectroscopy (FTIR). Other thesis, Universitas Bhakti Kencana.

[thumbnail of Cover.pdf] Text
Cover.pdf - Published Version

Download (79kB)
[thumbnail of Pengesahan.pdf] Text
Pengesahan.pdf - Published Version

Download (56kB)
[thumbnail of Kata Pengantar.pdf] Text
Kata Pengantar.pdf - Published Version

Download (90kB)
[thumbnail of Daftar Isi.pdf] Text
Daftar Isi.pdf - Published Version

Download (79kB)
[thumbnail of Abstrak.pdf] Text
Abstrak.pdf - Published Version

Download (76kB)
[thumbnail of Bab I.pdf] Text
Bab I.pdf - Published Version

Download (164kB)
[thumbnail of Bab II.pdf] Text
Bab II.pdf - Published Version

Download (154kB)
[thumbnail of Bab III.pdf] Text
Bab III.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (44kB)
[thumbnail of Bab IV.pdf] Text
Bab IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (43kB)
[thumbnail of Bab V.pdf] Text
Bab V.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (113kB)
[thumbnail of Bab VI.pdf] Text
Bab VI.pdf - Published Version

Download (1MB)
[thumbnail of Bab VII.pdf] Text
Bab VII.pdf - Published Version

Download (43kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf] Text
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (111kB)
[thumbnail of Lampiran.pdf] Text
Lampiran.pdf - Published Version

Download (521kB)

Abstract

Madu adalah cairan manis alami yang berasal dari nektar tumbuhan yang didapatkan dari lebah madu. Seiring dengan peningkatan konsumsi madu, berkembanglah cara pemalsuan madu dengan menambahkan sukosa untuk memperoleh keuntungan yang
lebih banyak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeteksi adulteran pada produk madu yang beredar di pasaran. analisis adulteran terdiri dari 4 tahapan utama, yaitu pengukuran spektrum IR sukrosa dan madu murni yang berasal dari Lombok, Majalengka, dan Wamena pada bilangan gelombang 650-4000 cm-1, analisis PCA, simulasi dan analisis sampel yang ada di pasaran. Pengelompokan data PCA yang
didapatkan yaitu madu dari Lombok dan Majalengka memiliki karakteristik yang sama karena berada pada kuadran yang sama dan tidak berada pada kuadran sukrosa.Sedangkan madu yang berasal dari daerah Wamena memiliki karakteristik yang berbeda karena berada pada kuadran yang berbeda dengan madu yang berasal dari Lombok dan Majalengka dan juga tidak berada pada kuadran sukrosa. Hasil menunjukkan bahwa ketiga sampel produk madu tidak berada pada kuadran sukrosa dapat diduga bahwa sampel madu negatif mengandung adulteran sukrosa.

Kata Kunci : Adulteran, Madu, Sukrosa, Fourier Transform Infrared Spectroscopy (FTIR), kemometrik, Principal Component Analysis (PCA).

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: B Farmasi > BF Analisis Farmasi Kimia Medisinal
Divisions: Kampus Pusat (Bandung) > Fakultas Farmasi > S1 Farmasi
Depositing User: Pustaka Pustaka Pustakawan
Date Deposited: 17 Dec 2025 07:31
Last Modified: 17 Dec 2025 07:31
URI: https://repository.bku.ac.id/id/eprint/2542

Actions (login required)

View Item
View Item