Kartika, Tika (2023) Skrining resep BPJS obat hipertensi berdasarkan administratif dan farmasetik di Apotek Kimia Farma Kota Tasikmalaya. Diploma thesis, Universitas Bhakti Kencana.
cover.pdf - Published Version
Download (12kB)
pengesahan.pdf - Published Version
Download (106kB)
pernyataan.pdf - Published Version
Download (312kB)
pengantar.pdf - Published Version
Download (391kB)
isi.pdf - Published Version
Download (392kB)
abstrak.pdf - Published Version
Download (313kB)
bab1.pdf - Published Version
Download (392kB)
bab2.pdf - Published Version
Download (436kB)
bab3.pdf - Published Version
Download (96kB)
bab4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (311kB)
bab5.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (443kB)
bab6.pdf - Published Version
Download (340kB)
pustaka.pdf - Published Version
Download (389kB)
lampiran.pdf - Published Version
Download (1MB)
Abstract
Pelayanan farmasi adalah sarana informasi tentang obat-obatan yang diberikan oleh apoteker dan dibantu tenaga teknis kefarmasian kepada pasien, mencakup penggunaan obat, dosis, formulasi khusus, serta keamanan dan efek samping. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah resep di Apotek Kimia Farma Kota Tasikmalaya telah memenuhi persyaratan administratif dan farmasetika, sekaligus menjamin legalitas resep dan meminimalkan terjadinya medication error pada pasien. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan populasi dan sampel berupa resep rawat jalan pasien BPJS di Apotek Kimia Farma Kota Tasikmalaya periode Januari–Maret 2023, diambil secara total sampling. Hasil penelitian menunjukkan terdapat ketidaksesuaian resep dengan persyaratan administratif, yaitu penulisan nama dokter 62,8%, alamat dokter 55,8%, SIP 54,7%, paraf dokter 31,4%, nama pasien 100%, tanggal penulisan resep 44,2%, jenis kelamin pasien 67,7%, umur pasien 50,0%, alamat pasien 52,9%, jenis kelamin 76,7%, dan berat badan pasien 30,2%. Secara farmasetika, nama obat, bentuk sediaan, dan kompatibilitas sudah 100%, sedangkan dosis obat 48,8%, dan obat hipertensi yang paling banyak digunakan adalah amlodipin.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | B Farmasi > BE Farmakologi dan Farmasi Klinik |
| Divisions: | Kampus Pusat (Bandung) > Fakultas Farmasi > D3 Farmasi |
| Depositing User: | Pustaka Pustaka Pustakawan |
| Date Deposited: | 10 Dec 2025 09:49 |
| Last Modified: | 10 Dec 2025 09:49 |
| URI: | https://repository.bku.ac.id/id/eprint/2373 |
