Gambaran penyimpanan obat high alert di Instalasi Farmasi Rawat Jalan Rumah Sakit di Kabupaten Karawang.

Wannisa, Syifa (2023) Gambaran penyimpanan obat high alert di Instalasi Farmasi Rawat Jalan Rumah Sakit di Kabupaten Karawang. Diploma thesis, Universitas Bhakti Kencana.

[thumbnail of cover.pdf] Text
cover.pdf - Published Version

Download (33kB)
[thumbnail of pengesahan.pdf] Text
pengesahan.pdf - Published Version

Download (192kB)
[thumbnail of pernytaaan.pdf] Text
pernytaaan.pdf - Published Version

Download (224kB)
[thumbnail of pengantar.pdf] Text
pengantar.pdf - Published Version

Download (302kB)
[thumbnail of isi.pdf] Text
isi.pdf - Published Version

Download (203kB)
[thumbnail of abstrak.pdf] Text
abstrak.pdf - Published Version

Download (186kB)
[thumbnail of bab1.pdf] Text
bab1.pdf - Published Version

Download (325kB)
[thumbnail of bab2.pdf] Text
bab2.pdf - Published Version

Download (531kB)
[thumbnail of bab3.pdf] Text
bab3.pdf - Published Version

Download (193kB)
[thumbnail of bab4.pdf] Text
bab4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (234kB)
[thumbnail of bab5.pdf] Text
bab5.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (468kB)
[thumbnail of bab6.pdf] Text
bab6.pdf - Published Version

Download (189kB)
[thumbnail of pustaka.pdf] Text
pustaka.pdf - Published Version

Download (215kB)
[thumbnail of lampiran.pdf] Text
lampiran.pdf - Published Version

Download (1MB)

Abstract

Obat high alert adalah obat dengan risiko tinggi yang dapat menyebabkan bahaya serius jika penggunaannya tidak tepat. Permenkes Nomor 72 Tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Rumah Sakit mewajibkan fasilitas kesehatan memiliki kebijakan pengelolaan obat high alert untuk menjaga keamanan penggunaannya. Penelitian ini bertujuan menggambarkan penyimpanan obat high alert di Instalasi Farmasi Rawat Jalan salah satu rumah sakit di Kabupaten Karawang. Metode yang digunakan adalah deskriptif untuk memaparkan kondisi penyimpanan obat high alert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 60 jenis obat high alert dengan tingkat kesesuaian penyimpanan yang dinilai berdasarkan beberapa indikator, yaitu penyimpanan terpisah sebesar 96,67%, pengelompokan berdasarkan abjad dan bentuk sediaan sebesar 100%, penerapan prinsip FEFO (First Expired First Out) sebesar 100%, serta pelabelan obat high alert sebesar 85%. Total tingkat kesesuaian penyimpanan obat high alert mencapai 95,42%, sehingga masih terdapat ketidaksesuaian yang perlu diperbaiki agar sepenuhnya memenuhi SOP yang berlaku.
Kata kunci: penyimpanan, obat high alert, rumah sakit.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: B Farmasi > BC Farmasi Umum Apoteker
Divisions: Kampus Pusat (Bandung) > Fakultas Farmasi > D3 Farmasi
Depositing User: Pustaka Pustaka Pustakawan
Date Deposited: 10 Dec 2025 09:36
Last Modified: 10 Dec 2025 09:36
URI: https://repository.bku.ac.id/id/eprint/2372

Actions (login required)

View Item
View Item