Hidayat, Syarif (2023) Evaluasi kelengkapan resep IGD secara administrasi dan farmasetika pada salah satu rumah sakit umum daerah. Diploma thesis, Universitas Bhakti Kencana.
cover.pdf - Published Version
Download (26kB)
pengesahan.pdf - Published Version
Download (201kB)
pernyataan.pdf - Published Version
Download (246kB)
pengantar.pdf - Published Version
Download (304kB)
isi.pdf - Published Version
Download (324kB)
abstrak.pdf - Published Version
Download (307kB)
bab1.pdf - Published Version
Download (210kB)
bab2.pdf - Published Version
Download (358kB)
bab3.pdf - Published Version
Download (183kB)
bab4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (487kB)
bab5.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (218kB)
bab6.pdf - Published Version
Download (183kB)
pustaka.pdf - Published Version
Download (187kB)
lampiran.pdf - Published Version
Download (1MB)
Abstract
Kajian resep merupakan aspek penting dalam pelayanan kefarmasian karena peresepan yang tidak tepat dapat merugikan pasien (medication error). Resep harus ditulis dengan jelas dan lengkap sesuai peraturan perundang-undangan. Dalam layanan IGD, kebutuhan obat, alat kesehatan, dan bahan medis habis pakai harus diajukan melalui resep yang memenuhi syarat. Titik kritis pelayanan IGD adalah ketelitian dalam tindakan medis sesuai Permenkes Nomor 11 Tahun 2017 tentang keselamatan pasien dan kolaborasi tenaga kesehatan, termasuk farmasi dalam penyediaan obat, ALKES, dan BMHP. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kelengkapan administrasi dan kesesuaian farmasetika resep IGD pada salah satu rumah sakit daerah di Kota X. Penelitian bersifat deskriptif non-eksperimental menggunakan metode observasi dengan desain cross sectional berdasarkan 100 resep IGD dari catatan depo farmasi periode Januari 2023. Data disajikan dalam tabel dan dianalisis sesuai Permenkes No. 72 Tahun 2016. Dari 100 resep, tidak ada yang lengkap (0%) dan seluruhnya tidak lengkap (100%). Terdapat 3 dari 10 aspek administrasi yang tidak terpenuhi, yaitu alamat pasien (0%), umur pasien (54%), dan nomor SIP dokter (0%). Selain itu, terdapat 3 dari 5 aspek farmasetika yang tidak sesuai, yaitu bentuk sediaan (91%), aturan pakai (85%), dan dosis (60%). Ketidaksesuaian tertinggi terdapat pada nomor SIP, alamat pasien, dan dosis. Disimpulkan bahwa masih terdapat resep yang tidak memenuhi aspek kelengkapan administrasi dan farmasetika sesuai Permenkes Nomor 72 Tahun 2016.
Kata kunci: resep, kelengkapan resep, medication error.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | B Farmasi > BE Farmakologi dan Farmasi Klinik |
| Divisions: | Kampus Pusat (Bandung) > Fakultas Farmasi > D3 Farmasi |
| Depositing User: | Pustaka Pustaka Pustakawan |
| Date Deposited: | 10 Dec 2025 09:28 |
| Last Modified: | 10 Dec 2025 09:28 |
| URI: | https://repository.bku.ac.id/id/eprint/2371 |
